<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments for Ir. Urip Sedyowidodo, MM</title>
	<atom:link href="http://www.uripsedyowidodo.com/comments/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.uripsedyowidodo.com</link>
	<description>Just another WordPress weblog</description>
	<lastBuildDate>Tue, 20 Jul 2010 04:38:00 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
	<item>
		<title>Comment on PENGARUH PEMIKIRAN KREATIF  DAN PERILAKU INOVATIF TERHADAP KINERJA SDM by urip Sedyowidodo</title>
		<link>http://www.uripsedyowidodo.com/penilaian-kinerja-pada-pekerja/comment-page-1/#comment-66</link>
		<dc:creator>urip Sedyowidodo</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Jul 2010 04:38:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.uripsedyowidodo.com/?p=12#comment-66</guid>
		<description>dear grace,

inovasi banyak sekali, ide lebih banyak lagi.
sedangkan &quot;tepat&quot;, itulah kuncinya, yg bisa membuka atau membatasi jumlah banyaknya.

lakukan dulu identifikasi obyektif untuk apa ada HR di sana? mau kemana HR dibawa? apakah HR mau bergerak ke suatu tempat yg berbeda? bagaimana cara membawa HR ke sana?

adapun contoh ide inovatif HR:
1. program engagement: pakaian tematik setiap jumat minggu ke-4,  
2. program learning: sharing pengalaman pencapaian kerja, bedah buku

dll...

salam sukses.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>dear grace,</p>
<p>inovasi banyak sekali, ide lebih banyak lagi.<br />
sedangkan &#8220;tepat&#8221;, itulah kuncinya, yg bisa membuka atau membatasi jumlah banyaknya.</p>
<p>lakukan dulu identifikasi obyektif untuk apa ada HR di sana? mau kemana HR dibawa? apakah HR mau bergerak ke suatu tempat yg berbeda? bagaimana cara membawa HR ke sana?</p>
<p>adapun contoh ide inovatif HR:<br />
1. program engagement: pakaian tematik setiap jumat minggu ke-4,<br />
2. program learning: sharing pengalaman pencapaian kerja, bedah buku</p>
<p>dll&#8230;</p>
<p>salam sukses.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on LOYALITAS PROFESI by urip Sedyowidodo</title>
		<link>http://www.uripsedyowidodo.com/loyalitas-profesi/comment-page-1/#comment-65</link>
		<dc:creator>urip Sedyowidodo</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Jul 2010 04:02:40 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.uripsedyowidodo.com/?p=6#comment-65</guid>
		<description>dear takumi,

sejelek2 atasan, yakinlah atasan memilik tujuan.
dan sebaik2 bawahan, periksalah bawahan memiliki keterbatasan.

di lain pihak:
terhadap atasannya, seorang bawahan memiliki hak untuk mempertanyakan apa tujuan dari atasan memberikan tugas2 yg menekan tsb.

sedangkan, atasan memiliki kewajiban untuk memastikan apakah bawahan ybs meiliki kemampuan/ketrampilan unt melakukan tugas2nya.

jadi, saran saya, lakukan komunikasi yg obyektif, anda minta waktu atasan untuk sedikit banyak membahas apa tujuan atasan dan mengemukakan kekuatan2 anda kepadanya.

sukses!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>dear takumi,</p>
<p>sejelek2 atasan, yakinlah atasan memilik tujuan.<br />
dan sebaik2 bawahan, periksalah bawahan memiliki keterbatasan.</p>
<p>di lain pihak:<br />
terhadap atasannya, seorang bawahan memiliki hak untuk mempertanyakan apa tujuan dari atasan memberikan tugas2 yg menekan tsb.</p>
<p>sedangkan, atasan memiliki kewajiban untuk memastikan apakah bawahan ybs meiliki kemampuan/ketrampilan unt melakukan tugas2nya.</p>
<p>jadi, saran saya, lakukan komunikasi yg obyektif, anda minta waktu atasan untuk sedikit banyak membahas apa tujuan atasan dan mengemukakan kekuatan2 anda kepadanya.</p>
<p>sukses!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on LOYALITAS PROFESI by takumi</title>
		<link>http://www.uripsedyowidodo.com/loyalitas-profesi/comment-page-1/#comment-64</link>
		<dc:creator>takumi</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 17 Jul 2010 06:39:27 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.uripsedyowidodo.com/?p=6#comment-64</guid>
		<description>saya punya atasan yang sangat menekankan bahwa kalau bekerja di kantor nya harus loyal dan seperti dokter, jika dibutuhkan harus segera dituruti, walau itu diluar jam kerja, tanpa memperhatikan lebih dahulu si karyawan sedang melakukan kegiatan apa, dan tentu saja itu bukan masuk lembur

Lalu sebagai karyawan apa saya mesti terus melakukan apa yang dia suruh? apa seorang professional harus seperti itu. kalau menurut saya sih yang mesti bertindak professional itu adalah atasan saya

mohon petunjuk nya apa yang mesti saya lakukan untuk menghadapi atasan yang seperti itu

Terima Kasih</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya punya atasan yang sangat menekankan bahwa kalau bekerja di kantor nya harus loyal dan seperti dokter, jika dibutuhkan harus segera dituruti, walau itu diluar jam kerja, tanpa memperhatikan lebih dahulu si karyawan sedang melakukan kegiatan apa, dan tentu saja itu bukan masuk lembur</p>
<p>Lalu sebagai karyawan apa saya mesti terus melakukan apa yang dia suruh? apa seorang professional harus seperti itu. kalau menurut saya sih yang mesti bertindak professional itu adalah atasan saya</p>
<p>mohon petunjuk nya apa yang mesti saya lakukan untuk menghadapi atasan yang seperti itu</p>
<p>Terima Kasih</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on PENGARUH PEMIKIRAN KREATIF  DAN PERILAKU INOVATIF TERHADAP KINERJA SDM by Grace</title>
		<link>http://www.uripsedyowidodo.com/penilaian-kinerja-pada-pekerja/comment-page-1/#comment-63</link>
		<dc:creator>Grace</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 19 Jun 2010 14:03:43 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.uripsedyowidodo.com/?p=12#comment-63</guid>
		<description>Pak Urip,
Kira-kira ide atau inovasi apa yang tepat yang bisa diterapkan di HR? Thanks.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Pak Urip,<br />
Kira-kira ide atau inovasi apa yang tepat yang bisa diterapkan di HR? Thanks.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Setelah lulus pendidikan tinggi, mau kemana? by urip Sedyowidodo</title>
		<link>http://www.uripsedyowidodo.com/setelah-lulus-pendidikan-tinggi-mau-kemana/comment-page-1/#comment-62</link>
		<dc:creator>urip Sedyowidodo</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Jun 2010 08:45:25 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.uripsedyowidodo.com/?p=13#comment-62</guid>
		<description>Dear Trendy,

glad to read your email, you have graduate already and some extensive experiences enough. may I have your CV, but of course this is to be submitted to my network if you want to.

contact me by personal email address.

rgds,</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Dear Trendy,</p>
<p>glad to read your email, you have graduate already and some extensive experiences enough. may I have your CV, but of course this is to be submitted to my network if you want to.</p>
<p>contact me by personal email address.</p>
<p>rgds,</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on WHY HR? by urip Sedyowidodo</title>
		<link>http://www.uripsedyowidodo.com/why-hr/comment-page-1/#comment-61</link>
		<dc:creator>urip Sedyowidodo</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Jun 2010 08:39:59 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.uripsedyowidodo.com/?p=19#comment-61</guid>
		<description>dear hendrik,

1. perusahaan memiliki Bagian/Departemen HRD tidak karena besar dlm size bisnisnya, melainkan krn kebutuhan atau lebih ke kepentingan dlm hal Pengembangan SDM ybs.
Bilamana owner langsung intervensi dimungkinkan jika ybs adalah direksi/bagian dari manajemen perusahaan tsb, tapi tidak layak memerintah di organisasi bilamana owner melakukan intervensi sbg pribadi. 

2.Owner tentu meiliki pertimbangan khusus dan biasanya demi prestasi organisasi. Bilamana owner melakukan intervensi juga berdasarkan pertimbangan pengembangan SDM, maka hal ini menjadi lebih positif.

3. Mengenai Job Desc, kita harus memandang bahwa ini sebagai dokumen referensi, dimana jobdesc juga bersifat flkesibel/updateable dipengaruhi oleh kebutuhan bisnis, tidak sebaliknya. Maka JobDesc yg aplikatif seharusnya mengacu kepada output/target atau KPI (Key Performance Indicator) yg diturunkan dari bisnis ybs.

4. aturan mengenai campur tangan owner, bisa ditafsirkan dari UU 13/2003, dimana mengatur penempatan sesuai kompetensi karyawan adalah hak dari manajemen.

Salam,</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>dear hendrik,</p>
<p>1. perusahaan memiliki Bagian/Departemen HRD tidak karena besar dlm size bisnisnya, melainkan krn kebutuhan atau lebih ke kepentingan dlm hal Pengembangan SDM ybs.<br />
Bilamana owner langsung intervensi dimungkinkan jika ybs adalah direksi/bagian dari manajemen perusahaan tsb, tapi tidak layak memerintah di organisasi bilamana owner melakukan intervensi sbg pribadi. </p>
<p>2.Owner tentu meiliki pertimbangan khusus dan biasanya demi prestasi organisasi. Bilamana owner melakukan intervensi juga berdasarkan pertimbangan pengembangan SDM, maka hal ini menjadi lebih positif.</p>
<p>3. Mengenai Job Desc, kita harus memandang bahwa ini sebagai dokumen referensi, dimana jobdesc juga bersifat flkesibel/updateable dipengaruhi oleh kebutuhan bisnis, tidak sebaliknya. Maka JobDesc yg aplikatif seharusnya mengacu kepada output/target atau KPI (Key Performance Indicator) yg diturunkan dari bisnis ybs.</p>
<p>4. aturan mengenai campur tangan owner, bisa ditafsirkan dari UU 13/2003, dimana mengatur penempatan sesuai kompetensi karyawan adalah hak dari manajemen.</p>
<p>Salam,</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on WHY HR? by Hendrik</title>
		<link>http://www.uripsedyowidodo.com/why-hr/comment-page-1/#comment-60</link>
		<dc:creator>Hendrik</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Jun 2010 06:06:47 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.uripsedyowidodo.com/?p=19#comment-60</guid>
		<description>Saya ingin bertanya, karena saya menemukan ada suatu perusahaan besar yang tidak memiliki HRD tetapi ada serikat pekerjanya.
1. Bolehkah suatu perusahaan dengan lebih dari 500 orang 
    karyawan tetap tidak memiliki HRD sehingga owner dapat
    intervensi langsung dalam menempatkan dan memerintahkan 
    pekerjaan tanpa job discription yang jelas.?
2. Apakah ada peraturan/undang-undang yang mengatur ini?
Mohon jawabannya. terima kasih.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya ingin bertanya, karena saya menemukan ada suatu perusahaan besar yang tidak memiliki HRD tetapi ada serikat pekerjanya.<br />
1. Bolehkah suatu perusahaan dengan lebih dari 500 orang<br />
    karyawan tetap tidak memiliki HRD sehingga owner dapat<br />
    intervensi langsung dalam menempatkan dan memerintahkan<br />
    pekerjaan tanpa job discription yang jelas.?<br />
2. Apakah ada peraturan/undang-undang yang mengatur ini?<br />
Mohon jawabannya. terima kasih.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Setelah lulus pendidikan tinggi, mau kemana? by Trendy</title>
		<link>http://www.uripsedyowidodo.com/setelah-lulus-pendidikan-tinggi-mau-kemana/comment-page-1/#comment-59</link>
		<dc:creator>Trendy</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 May 2010 04:45:26 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.uripsedyowidodo.com/?p=13#comment-59</guid>
		<description>Attention to 
Director

Dear sir,


	On this good opportunity, I would like to apply as an Employee  in your company. My name is Febby. Maramis, Msc,  28 years old, female, single, energetic and healthy. I have graduated   My Master (Post Graduate)of Agriculture in Gadjah Mada University, Indonesia. My experience: Active in Organitation of The Farmer, The Owner and Teacher for: Language, Multy Management ( Accountant, Export-Import, Tax, Computer for Accountant, English Business), teach study program of agronomy for master and ever have business for Furniture.I would like to have career to expand my experience.
	My personality as a hard worker and fast learner type of person would bring benefit to your company. I will be very appreciated if you could give in opportunity to work in your company.I hope my qualifications and experience merit your consideration and look forward to your reply.
Sincerely Yours

Febby. Maramis 
 trendy_tigerix@yahoo.com. 
Phone 085878152437 (Indonesia)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Attention to<br />
Director</p>
<p>Dear sir,</p>
<p>	On this good opportunity, I would like to apply as an Employee  in your company. My name is Febby. Maramis, Msc,  28 years old, female, single, energetic and healthy. I have graduated   My Master (Post Graduate)of Agriculture in Gadjah Mada University, Indonesia. My experience: Active in Organitation of The Farmer, The Owner and Teacher for: Language, Multy Management ( Accountant, Export-Import, Tax, Computer for Accountant, English Business), teach study program of agronomy for master and ever have business for Furniture.I would like to have career to expand my experience.<br />
	My personality as a hard worker and fast learner type of person would bring benefit to your company. I will be very appreciated if you could give in opportunity to work in your company.I hope my qualifications and experience merit your consideration and look forward to your reply.<br />
Sincerely Yours</p>
<p>Febby. Maramis<br />
 <a href="mailto:trendy_tigerix@yahoo.com">trendy_tigerix@yahoo.com</a>.<br />
Phone 085878152437 (Indonesia)</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on PENGARUH PEMIKIRAN KREATIF  DAN PERILAKU INOVATIF TERHADAP KINERJA SDM by urip Sedyowidodo</title>
		<link>http://www.uripsedyowidodo.com/penilaian-kinerja-pada-pekerja/comment-page-1/#comment-58</link>
		<dc:creator>urip Sedyowidodo</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 May 2010 13:12:54 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.uripsedyowidodo.com/?p=12#comment-58</guid>
		<description>hi joice,

saya tidak menangkap apa konteksnya?, mencari kata yg tepat untuk tujuan apa?

bisa dijelaskan  maksud anda? agar saya bisa bantu, atau memang saya akan jawab tidak paham.

salam,</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>hi joice,</p>
<p>saya tidak menangkap apa konteksnya?, mencari kata yg tepat untuk tujuan apa?</p>
<p>bisa dijelaskan  maksud anda? agar saya bisa bantu, atau memang saya akan jawab tidak paham.</p>
<p>salam,</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on PENGARUH PEMIKIRAN KREATIF  DAN PERILAKU INOVATIF TERHADAP KINERJA SDM by joice</title>
		<link>http://www.uripsedyowidodo.com/penilaian-kinerja-pada-pekerja/comment-page-1/#comment-57</link>
		<dc:creator>joice</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 May 2010 08:28:56 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.uripsedyowidodo.com/?p=12#comment-57</guid>
		<description>selamat siang pak, saya sedang mencari kata yang tepat untuk 

1.inovasi dalam kreatitifas. kira kira apa yang tepat yach pak.
2 inovasi dalam menciptakan gagasan
3.invovasi dalam mencapai target

kira -kira bapak bisa bantu saya gak pak.

terima kasih.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>selamat siang pak, saya sedang mencari kata yang tepat untuk </p>
<p>1.inovasi dalam kreatitifas. kira kira apa yang tepat yach pak.<br />
2 inovasi dalam menciptakan gagasan<br />
3.invovasi dalam mencapai target</p>
<p>kira -kira bapak bisa bantu saya gak pak.</p>
<p>terima kasih.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
