<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: LOYALITAS PROFESI</title>
	<atom:link href="http://www.uripsedyowidodo.com/loyalitas-profesi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.uripsedyowidodo.com/loyalitas-profesi/</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Wed, 20 Jul 2011 08:26:46 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
	<item>
		<title>By: yoga.kataji</title>
		<link>http://www.uripsedyowidodo.com/loyalitas-profesi/comment-page-1/#comment-112</link>
		<dc:creator>yoga.kataji</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 Jul 2011 08:26:46 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.uripsedyowidodo.com/?p=6#comment-112</guid>
		<description>salam kenal pa..saya yoga bekerja untuk kataji sebagai partner bapa...saat ini

Loyalitas berarti profesional..tapi pada kenyataannya loyalitas / profesional  karyawan tumbuh berdasarkan profesional perusahaan..disini apakah kita harus memaksakan keprofesionalan kita sebagai karyawan ketika kita berada di ruang yang mamang tidak profesional..
jadi mana yang harus terlebih dahulu pa..?
ataukah kita harus hilir mudik mencari pekerjaan sampai kita tumbuh profesional...?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>salam kenal pa..saya yoga bekerja untuk kataji sebagai partner bapa&#8230;saat ini</p>
<p>Loyalitas berarti profesional..tapi pada kenyataannya loyalitas / profesional  karyawan tumbuh berdasarkan profesional perusahaan..disini apakah kita harus memaksakan keprofesionalan kita sebagai karyawan ketika kita berada di ruang yang mamang tidak profesional..<br />
jadi mana yang harus terlebih dahulu pa..?<br />
ataukah kita harus hilir mudik mencari pekerjaan sampai kita tumbuh profesional&#8230;?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: urip Sedyowidodo</title>
		<link>http://www.uripsedyowidodo.com/loyalitas-profesi/comment-page-1/#comment-110</link>
		<dc:creator>urip Sedyowidodo</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 Jul 2011 06:18:25 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.uripsedyowidodo.com/?p=6#comment-110</guid>
		<description>dear Ugahari,
ini kenapa telat ya tanggal emailnya sdh lama, tapi baru muncul di saya...macet mungkin yak..

Menurut hemat saya, nda ada yg salah, itu tergantung dari argumentasi yang mendasarinya. itu juga bagian dari keyakinan.

Seperti yg anda sebutkan, motivasi itu didorong salah satunya tumbuh dari nilai-nilai individu. Anda juga sah saja menganut mazhab transaksional seperti itu, bahwa orang tertarik dan semangat bekerja termotivasi lebih dahulu, baru kemudian tumbuh loyalitas.

Dengan demikian, paham transaksionalnya seperti itu bisa diterima akal karena ada semacam pemicu agar loyalitas menjadi bayaran setelah orang menerima apa yang mereka cari sesuai motivasi dan nilai pribadinya.

Salam motivasi.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>dear Ugahari,<br />
ini kenapa telat ya tanggal emailnya sdh lama, tapi baru muncul di saya&#8230;macet mungkin yak..</p>
<p>Menurut hemat saya, nda ada yg salah, itu tergantung dari argumentasi yang mendasarinya. itu juga bagian dari keyakinan.</p>
<p>Seperti yg anda sebutkan, motivasi itu didorong salah satunya tumbuh dari nilai-nilai individu. Anda juga sah saja menganut mazhab transaksional seperti itu, bahwa orang tertarik dan semangat bekerja termotivasi lebih dahulu, baru kemudian tumbuh loyalitas.</p>
<p>Dengan demikian, paham transaksionalnya seperti itu bisa diterima akal karena ada semacam pemicu agar loyalitas menjadi bayaran setelah orang menerima apa yang mereka cari sesuai motivasi dan nilai pribadinya.</p>
<p>Salam motivasi.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ugahari_daey</title>
		<link>http://www.uripsedyowidodo.com/loyalitas-profesi/comment-page-1/#comment-106</link>
		<dc:creator>ugahari_daey</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 Apr 2011 15:46:19 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.uripsedyowidodo.com/?p=6#comment-106</guid>
		<description>Halo mas Urip,

Sebagai karyawan, saya baru bisa menumbuhkan loyalitas setelah motivasi (baik ekstrinsik maupun intrinsik) yang saya miliki terasa cukup tebal.


Menurut mas, apa masalah dari cara pandang ini?

Seperti apa loyalitas sejati dari kacamata mas Urip?

Terima kasih,
Sukses berkelanjutan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Halo mas Urip,</p>
<p>Sebagai karyawan, saya baru bisa menumbuhkan loyalitas setelah motivasi (baik ekstrinsik maupun intrinsik) yang saya miliki terasa cukup tebal.</p>
<p>Menurut mas, apa masalah dari cara pandang ini?</p>
<p>Seperti apa loyalitas sejati dari kacamata mas Urip?</p>
<p>Terima kasih,<br />
Sukses berkelanjutan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Urip</title>
		<link>http://www.uripsedyowidodo.com/loyalitas-profesi/comment-page-1/#comment-104</link>
		<dc:creator>Urip</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Mar 2011 17:14:32 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.uripsedyowidodo.com/?p=6#comment-104</guid>
		<description>Dear any,
Ada hak dan ada kewajiban. Hak karyawan sebagai pribadi unt menentukan sendiri jalan hidupnya termasuk mau menerima atau tidak tawaran gaji itu.

Kewajiban karyawan adalah bekerja mencapai target yg menjadi tugasnya.

Di saat yg sama di pihak lain yaitu perusahaan, adalah menjadi kewajiban memberikan imbalan gaji sesuai kontribusi karyawan ybs. Dan adalah menjadi hak perusahaan menerima kontribusi karyawan dlm bentuk prestasi kerjanya.

Perusahaan tidak wajib memberikan imbalan di atas/melebihi kontribusi karyawan dan ada batas kompetitif dimana perusahaan memposisikan level gaji yg seimbang antara kemampuan dan competitiveness tsb.

Salam,
Urip</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Dear any,<br />
Ada hak dan ada kewajiban. Hak karyawan sebagai pribadi unt menentukan sendiri jalan hidupnya termasuk mau menerima atau tidak tawaran gaji itu.</p>
<p>Kewajiban karyawan adalah bekerja mencapai target yg menjadi tugasnya.</p>
<p>Di saat yg sama di pihak lain yaitu perusahaan, adalah menjadi kewajiban memberikan imbalan gaji sesuai kontribusi karyawan ybs. Dan adalah menjadi hak perusahaan menerima kontribusi karyawan dlm bentuk prestasi kerjanya.</p>
<p>Perusahaan tidak wajib memberikan imbalan di atas/melebihi kontribusi karyawan dan ada batas kompetitif dimana perusahaan memposisikan level gaji yg seimbang antara kemampuan dan competitiveness tsb.</p>
<p>Salam,<br />
Urip</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: any</title>
		<link>http://www.uripsedyowidodo.com/loyalitas-profesi/comment-page-1/#comment-103</link>
		<dc:creator>any</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 06 Mar 2011 02:29:58 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.uripsedyowidodo.com/?p=6#comment-103</guid>
		<description>gmn pendapat anda dengan karyawan yang sring berpindah kerja karena gaji yang di tawarkan perusahaan lain lebih tinggi daripada tempat bekerja sekarang????
cara perusahaan dalam menangani hal tsb gmn???</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>gmn pendapat anda dengan karyawan yang sring berpindah kerja karena gaji yang di tawarkan perusahaan lain lebih tinggi daripada tempat bekerja sekarang????<br />
cara perusahaan dalam menangani hal tsb gmn???</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Urip</title>
		<link>http://www.uripsedyowidodo.com/loyalitas-profesi/comment-page-1/#comment-101</link>
		<dc:creator>Urip</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 19 Feb 2011 23:23:18 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.uripsedyowidodo.com/?p=6#comment-101</guid>
		<description>Assiik mas Joko...

Lanjutkan !!

Salam sukses,</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assiik mas Joko&#8230;</p>
<p>Lanjutkan !!</p>
<p>Salam sukses,</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: jokoblitar</title>
		<link>http://www.uripsedyowidodo.com/loyalitas-profesi/comment-page-1/#comment-100</link>
		<dc:creator>jokoblitar</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 17 Feb 2011 03:05:53 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.uripsedyowidodo.com/?p=6#comment-100</guid>
		<description>Selamat Pagi yang cerah ....

Sepertinya saya setuju bahwa semua hari adalah hari libur bagi kita.... Karena setiap hari kita memulai hal-hal baru yang menarik .. terutama di hari libur pasti semangat baru akan muncul ...

Asal .... kita tidak kehilangan motivator saja ... begitu si motivator pergi / sedang cuti atau yang lainnya  maka kacaulah hari libur tersebut ...

Mohon dukungan nih.. saya mau memulai www.audiobooks.web.id  .... untuk semangat hidup juga, karena disitu saya bisa asik, dan juga tetap menemani keluarga, belajar bersama anak,  dan share  apa yang saya punya dan bisa untuk orang lain .... 

Salam dari Blitar ...GBU</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Selamat Pagi yang cerah &#8230;.</p>
<p>Sepertinya saya setuju bahwa semua hari adalah hari libur bagi kita&#8230;. Karena setiap hari kita memulai hal-hal baru yang menarik .. terutama di hari libur pasti semangat baru akan muncul &#8230;</p>
<p>Asal &#8230;. kita tidak kehilangan motivator saja &#8230; begitu si motivator pergi / sedang cuti atau yang lainnya  maka kacaulah hari libur tersebut &#8230;</p>
<p>Mohon dukungan nih.. saya mau memulai <a href="http://www.audiobooks.web.id" rel="nofollow">http://www.audiobooks.web.id</a>  &#8230;. untuk semangat hidup juga, karena disitu saya bisa asik, dan juga tetap menemani keluarga, belajar bersama anak,  dan share  apa yang saya punya dan bisa untuk orang lain &#8230;. </p>
<p>Salam dari Blitar &#8230;GBU</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Urip</title>
		<link>http://www.uripsedyowidodo.com/loyalitas-profesi/comment-page-1/#comment-93</link>
		<dc:creator>Urip</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 09 Jan 2011 13:06:35 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.uripsedyowidodo.com/?p=6#comment-93</guid>
		<description>Dear Rara,
Seperti kita bahas di atas sebelumnya, jika nilai-nilai pribadi bertemu dan bisa bersinergi dengan nilai-nilai kerja, maka pertanyaan semacam itu akan terjawab dengan sendirinya. 

Masalah akan muncul ketika perbedaan di antara nilai-nilai itu membentur kepentingan jangka panjang. Jadi kalau kejadian yg anda utarakan itu terjadi sesaat, itu bukanlah loyalitas. Sedangkan loyalitas lebih dilihat apakah anda mengerjakannya dengan senang hati atau karena anda harus memperbaiki diri terhadap menajemen waktu anda, shg pekerjaan bisa diselesaikan tepat waktu.
Sebailknya jika itu adalah perintah atasan, katakan kepadanya bahwa jika ketentuan normatif yang diperhatikan, maka atasan akan dengan ssnang hati menerima masukan untuk membayar lunas upah lembur anda.

Selamat dan sukes!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Dear Rara,<br />
Seperti kita bahas di atas sebelumnya, jika nilai-nilai pribadi bertemu dan bisa bersinergi dengan nilai-nilai kerja, maka pertanyaan semacam itu akan terjawab dengan sendirinya. </p>
<p>Masalah akan muncul ketika perbedaan di antara nilai-nilai itu membentur kepentingan jangka panjang. Jadi kalau kejadian yg anda utarakan itu terjadi sesaat, itu bukanlah loyalitas. Sedangkan loyalitas lebih dilihat apakah anda mengerjakannya dengan senang hati atau karena anda harus memperbaiki diri terhadap menajemen waktu anda, shg pekerjaan bisa diselesaikan tepat waktu.<br />
Sebailknya jika itu adalah perintah atasan, katakan kepadanya bahwa jika ketentuan normatif yang diperhatikan, maka atasan akan dengan ssnang hati menerima masukan untuk membayar lunas upah lembur anda.</p>
<p>Selamat dan sukes!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: rara</title>
		<link>http://www.uripsedyowidodo.com/loyalitas-profesi/comment-page-1/#comment-92</link>
		<dc:creator>rara</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 08 Jan 2011 05:44:11 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.uripsedyowidodo.com/?p=6#comment-92</guid>
		<description>pak klo kita diminta bekerja lebih dari jam kerja kewajiban kita dan tidak mendapat bayaran lembur dan semacamnya apa namanya loyalitas?
Tapi qo saya sebagai karyawan merasa mengganggu jatah waktu saya untuk kegiatan yang lain, terutama untuk keluarga.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>pak klo kita diminta bekerja lebih dari jam kerja kewajiban kita dan tidak mendapat bayaran lembur dan semacamnya apa namanya loyalitas?<br />
Tapi qo saya sebagai karyawan merasa mengganggu jatah waktu saya untuk kegiatan yang lain, terutama untuk keluarga.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Urip</title>
		<link>http://www.uripsedyowidodo.com/loyalitas-profesi/comment-page-1/#comment-91</link>
		<dc:creator>Urip</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Dec 2010 11:26:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.uripsedyowidodo.com/?p=6#comment-91</guid>
		<description>Dear Adel,
Setiap perusahaan memiliki sistem dan nilai-nilai berbeda, juga praktek yang berbeda, termasuk jika menghargai loyalitas sebatas prestasi tahunan saja, itu sah-sah saja.

Iya, tidak ada salahnya, bersikap dengan landasan minat dan kekuatan diri pribadi, sebagai individu justru dianjurkan untuk memiliki prinsip hidup pribadi agar hidup ini bermakna. Adapun adanya pihak yg metasa terkucilkan akan bisa dihindari karena masing-masing individu bukan bersaing untuk berebut sesuatu, tapi lebih kepada bekerjasama mencapai tujuan yg sama.

Semangat!!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Dear Adel,<br />
Setiap perusahaan memiliki sistem dan nilai-nilai berbeda, juga praktek yang berbeda, termasuk jika menghargai loyalitas sebatas prestasi tahunan saja, itu sah-sah saja.</p>
<p>Iya, tidak ada salahnya, bersikap dengan landasan minat dan kekuatan diri pribadi, sebagai individu justru dianjurkan untuk memiliki prinsip hidup pribadi agar hidup ini bermakna. Adapun adanya pihak yg metasa terkucilkan akan bisa dihindari karena masing-masing individu bukan bersaing untuk berebut sesuatu, tapi lebih kepada bekerjasama mencapai tujuan yg sama.</p>
<p>Semangat!!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

