Tuhan adalah Sang Sumber Energi

Tuhan adalah Sang Sumber Energi. Energi-Nya tidak memiliki stigma dan prasangka buruk terhadap manusia. Semua akan dibagikan sebanyak yang manusia inginkan dan semampu mereka menampungnya.

Tidak ada anak emas. Seorang nabi dapat curahan energi-Nya lebih banyak karena mereka sanggup menerimanya. Seandainya seluruh makhluk di alam semesta ini berlomba mendapatkan curahan energi-Nya, maka energi itu tidaklah akan pernah habis, bahkan tidak berkurang sedikitpun.

Tuhan akan terus menerus menjadi sumber yang melimpah tiada henti. Menyalurkan berbagai bentuk energi positif kepada hamba-Nya. Hanya saja sumber energi positif itu disalurkan melalui proses, yakni melalui ‘gardu-gardu perantara’ agar kita sanggup menerimanya.

“Gardu-gardu perantara’ itu adalah kita, manusia yang mendiami bumi ini. Bagi manusia yang ingin mendapatkan kemuliaan dan kebaikan sebanyak mungkin dari Tuhan maka jadilah Gardu Energi Positif (Gardu Epos). Semakin besar Gardu Epos yang kita siapkan, semakin banyak energi yang bisa kita salurkan kepada orang lain. Dan yang pasti, semakin besar Gardu Epos kita maka semakin dekat kita kepada Sang Maha Pencipta.

Salah satu contoh Gardu Epos dunia saat ini adalah M. Yunus. Dia seorang dosen di Bangladesh. Terdorong oleh keprihatinannya dengan kemiskinan di Bangladesh, M. Yunus memberikan pinjaman 20 sen untuk
menolong seorang ibu melepaskan diri dari hutang rentenir. Ternyata Ibu yang bernama Sophia Kathon itu lancar mengembalikan pinjaman senilai 20 sen dari M. Yunus. Read more…

Filed under: Uncategorized, ,