PENGARUH PEMIKIRAN KREATIF DAN PERILAKU INOVATIF TERHADAP KINERJA SDM

ABSTRACT
by:
Urip Sedyowidodo

PT X Business Success Model based Management System and Practices is developed to form creative employees who can achieve the innovative result and product at the end of the business process.

Productivity of innovative people will increase not only profit but also non financial productivity which is measured from some indicators such as employee satisfaction, employee retention, and employee productive behaviour.

It is an important thing to know the practices of the Management of PT X in building a condusive working environment to nurture creative thinking and innovative employee behaviour.

This research uses the explanatory survey method focusing on the population of employees of PT X in Jakarta. The sampling technique which is used is the probability sampling. The data were collected by using observation, interviews, and questionnaire of which the validity and reliability have been tested. The data is analyzed by SEM method (Structural Equation Model) using the program of software LISREL 8.30

The result of this research show that there is creative thinking influence to innovative behaviour, which further inspire HR non financial productivity. From the three indicators of HR non financial productivity mentioned above, the research result show that employee satisfaction is a dominant factor in the HR non financial productivity variable.

Research have tested that the management role is a very strong influence on the growth of creative thinking and innovative behavior. The innovative indicator, stated that the management effort to create entrepreneurial spirit is low. Such is the case with the listening availability of the management of PT X. Both indicators contribute to build the total average score on Entrepreneurial Practices and Entrepreneurial Policies; however the contribution to the first mentioned is lower than the contribution to the second mentioned. We can say that in the managerial level, employee satisfaction happened due to the fact that they have employee involvement on policy making, but there is no realization yet of ideas in the field.

Keywords: Creative Thinking, Inovative Behavior, HR Non Financial Productivity by HR Scorecard approach.

PT X adalah perusahaan di bidang EPC( Engineering, Procurement, Construction) yang dituntut oleh klien untuk menghasilkan produk yang inovatif. Produk PT X harus selalu memenuhi spesifikasi unik klien yang berbeda satu sama lainnya. Misalnya dalam membangun suatu instalasi pengeboran sampai dengan kilang minyak, maka faktor lingkungan, kondisi alam dan ketersediaan sumberdaya sangat berpengaruh dalam menciptakan desain, memilih material dan mendirikan instalasi tersebut. Faktor alam yang sangat berpengaruh, misalnya adalah kontur dan struktur geologi bumi bawah tanah, suhu, tekanan dan berbagai mineral alam yang spesifik berbeda satu lokasi dengan lokasi lainnya, belum lagi ketersediaan sumber daya lain, misalnya tenaga kerja. Di sisi lain, perusahaan multinasional dari Luar Negeri dimungkinkan untuk beroperasi di Indonesia karena kebijakan globalisasi Pemerintah Indonesia mengijinkan untuk itu. Oleh karena itu PT X perlu melengkapi organisasinya dalam rangka memenuhi tuntutan spesifik setiap klien dan menjawab tantangan globalisasi ini sebagai tuntutan bisnisnya. Dengan kata lain, klien menuntut karyawan PT X terus memberikan produk yang inovatif.

PT X sebagai perusahaan yang berpengalaman di bidang EPC, telah memperlengkapi organisasi dengan perangkat sistem manajemen strategi yang menghubungkan antara tuntutan bisnis dengan strategi pengembangan Sumber Daya Manusia yang tertuang dalam dokumen Business Success Model. Dalam model bisbis tersebut tercantum Performance Scorecard yang menggambarkan bagaimana pengaruh SDM yang termotivasi, kompeten dan memiliki kepuasan kerja pada akhirnya menghasilkan kinerja yang diharapkan perusahaan.

Business Success Model PT X:

KINERJA & Kreativitas.doc [Compatibility Mode]

Performance Scorecard  PT X

Cause-Effect Relationship

Mengembangkan Kreativitas dalam organisasi:
Mengembangkan kreativitas dan inovasi dalam organisasi-organisasi berarti menerapkan suatu strategi proaktif dan terencana serta menggerakkan proses-proses kreativitas dan inovasi. Ini berarti menarik, mengembangkan, dan mendukung kreativitas orang-orang yang bekerja didalam organisasi. Ini juga berarti lebih mendorong konflik konstruktif dan keragaman pandangan dalam organisasi-organisasi modern yang heterogen untuk menghasilkan bauran yang kaya dari perspektif-perspektif yang membuahkan ide-ide kreatif dan inovatif.

KINERJA & Kreativitas.doc [Compatibility Mode]-1

Sumber : Michael A. West (1997), Mengembangkan Kreativitas dalam Organisasi

Arsitektur SDM sebagai Asset Stratejik

Istilah “Arsitektur” secara luas menjelaskan profesi SDM didalam fungsi SDM, sistem SDM yang berkaitan dengan kebijakan dan praktek SDM melalui kompetensi, motivasi dan perilaku SDM. Gambar berikut ini menggambarkan proses arsitektur strategi SDM (Becker Huselid and Ulrich, 2001):

Fungsi HR System HR Perilaku Karyawan

Kinerja Non Finansial yang dipengaruhi perilaku stratejik SDM oleh Kaplan and Norton (1996:129) ditunjukkan dengan pengukuran utama untuk SDM yaitu kepuasan pekerja, retensi pekerja dan produktivitas pekerja. (Hal ini sesuai juga dengan penelitian yang dilakukan oleh perusahaan Hi Tech-USA: dalam Becker et a1:2001:61).

HR deliverable lebih mengacu pada outcomes people, seperti yang disampaikan oleh Robbins (2002: 22) outcomes people itu dapat berupa productivity, absenteisme, turn over dan satisfaction.

Microsoft Word-3

Kaplan and Norton (1996:130) menyatakan bahwa satisfied employee are precondition for increasing productivity, responsivenees, quality and customer services. Employee satisfaction objective is generally considered the driver of the other two measures, employee retention and employee productivity.

Kinerja SDM adalah ukuran hasil, dampak keseluruhan usaha peningkatan moral dan keahlian pegawai, inovasi, proses internal dan kepuasan pelanggan. (Kaplan and Norton: 1996:131).

Praktek manajemen berdasarkan pilihan tepat strategi SDM dapat mendukung tumbuhnya jiwa Intrapreneur karyawan. Berkembangnya lingkungan Intrapreneurial diharapkan menyuburkan pemikiran kreatif dan inovatif yang akan berpengaruh terhadap kinerja SDM.

Sehingga dapat dirumuskan bahwa pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah “Pengaruh perilaku kreatif dan inovatif terhadap kinerja Non Finansial SDM”.

Pengaruh perilaku kreatif dan inovatif terhadap kinerja Non Finansial SDM

salam kenal pak, nama saya muza mahasiswi FISIP Unair semester 7. saat ini saya sedang membuat proposal skripsi dengan topik yang berhubungan dengan penilaian kinerja. nantinya yang melakukan penilaian kinerja adalah saya sendiri dengan alasan untuk menghindari subyektifitas. namun saya masih bingung karena belum menemukan indikator penilaian kinerjaa yang secara umum, karena nantinya yang akan saya ukur kinerjanya adalah karyawan (pustakawan) yang melakukan beberapa pekerjaan yang berbeda. saya mohon bantuan dari bapak untuk masalah saya ini. terimakasih sebelumnya………

Hi Muza, halo apa kabar…selamat tahun baru, tetap semangat tinggi ya.. meski liburan tetap belajar dan mengerjakan tugas.

Untuk kebutuhan anda itu, tolong jelaskan:
1. rincian obyek: perpustakaan apa dimana
2. target populasi: pustakawan -siapa-berapa banyak-struktur organisasi ybs
3. peran jabatan atau tujuan jabatan ybs /yg akan diteliti, dan di level jabatan ybs

kalau ada hal2 lain keterangan yg berkaitan silakan tambahkan.
itu dulu, saya tunggu
salam,
urip

terima kasih pak atas tanggapan yang bapak berikan…..
oia selamat tahun baru juga pak , maaf terlambat soalnya saya tau ada balasan dari bapak.

perpustakaan yang akan saya jadikan obyek adalah perpustakaan ITS Surabaya. dimana yang menjadi sampel adalah pustakawannya saja (jumlahnya sekitar 16 orang). tiap pustakawan disini melakukan berbagai pekerjaan yang berbeda satu sama lain(mengolah bahan pustaka, melayani pengguna dan lain sebagainya). oia topik saya ini adalah berhubungan dengan lingkungan kerja.
terima kasih….

saya perlu rumusan kinerja untuk perusahaan, penting karena saya kerja di bidang HRD, makasih

mas urip.,.,
aku andhika mhsiswa undip, saat ini saya sedang menyusun skripsi mengenai “evaluasi kinerja pengelolaan kegiatan daur ulang sampah di Kab Sleman”
mungkin ada tidak buku-buku yang bisa saya pakai atu mungkin dari mas urip sendiri bisa membantu saya.

tolong balas lewat email saya saja di

mailQ_nich@yahoo.com

trimakasih…..!!!!!!

Pak Suparman,
saya posting artikel baru dg judul: Strategy Based Performance Manegement System. lebih ke diagram model nya, merupakan ringkasan rumusan yg mungkin bisa anda manfaatkan.

Apakah bisa dipahami pak?

Sdr.Andhika, saya respon langsung japri anda.

salam,
urip

mohon bantuan mengenai informasi tentang HRD karna saya bekerja di bidang tersebut

salam kenal pak urip..
saya mahasiswa semeter 8 fakultas psikologi. saya sedang menyusun skripsi dibidang psikologi industri dan organisasi.sy mengangkat masalah kinerja karyawan pada sebuah bank swasta. yang ingin sy tanyakan mengenai referensi dari kinerja, handbook atas nama pengarang dan judul apa pak yang membahas tentang kinerja. sy membutuhkan referensi sebanyak – banyaknya.
terima kasih banyak pak sebelumnya.
tolong di jawab melalui email sya saja ya pak…

yumikosekojo@yahoo.com

thank’s a lot……..

ok, Yumiko,
jawaban dari saya langsung ke japri anda.
salam,
urip

Pak Hendra,
bagaimana dengan perkembangan pemahaman anda ttg HRD, apa yg mau anda pelajari, khususnya bidang yg anda palingtertarik?
salam,
urip

pak hendra, saya mau menanyakan bagaimana mengukur keberhasilan suatu PA pak? saya sedang membuat tesis, saya sudah mengobservasi sosialsi dari HRD ke kepala bagian, mereka sudah punya form untuk PA dan sudah disosialisasikan, terus mengukur keberhasilnnya bagaimana pak? mohon bantuanya, terima kasih

Salam kenal pak Wid..saya sedang mengambil tesis pengaruh supervisi terhadap motivasi dan kinerja perawat. mohon bantuan artikel berkaitan dengan penilaian kinerja perawat di ruang rawat inap. perlu saya sampaikan..yang melakukan penilaian kinerja adalah perawat itu sendiri (self evaluation) dan penilaian laporan kerja oleh saya. Treima kasih…

pak saeful, maaf ada maintenance server, agak terhambat meresponnya.

untuk keperluan bapk itu, silakan bisa masuk melalui google: tuliskan ” penilaian kinerja perawat”, maka akan ada lebih dari 20.000 referensi.

kalo bapak tuliskan: ” penilaian kinerja perawat di ruang rawat inap”, maka akan ada sekitar 13.000 referens.

semoga mendapatkan yg terbaik.
salam sukses,

Selamat mlm,
saat ini saya sedang meneliti tentang Hubungan karakteristik individu dan reward system dengan kinerja perawat di ruang rawat inap,
dalam penilaian kinerja perawat, teori yang saya gunakan adalah teori Kopelman,
mohon bantuan saran dan bantuannya dalam pembuatan kuesioner kinerja perawat dg pendekatan teori kopelman..
terima kasih

mba Endah, saya kelamaan jawabnya, sebab terus terang saya kekurangan informasi ttg teori Kopelman. kalau bisa di email ke saya aspek2 sistem kinerja, atau aspek manajerial dari teori tsb, saya akan bantu contoh bagaimana mengembangkan kueseionernya.

salam,
urip

Salam Kenal Mas Urip

S. Rejeki
saya kepingin nulis tentang kinerja pustakawan tapi bingung untuk mengawalinya, minta tolong langkah2nya bagaimana

mba Sri Pustakawati Rejeki..

sungguh mulia, seorang pustakawan membawa amanah lambang dunia ilmu yg tanpa batas.

menulis adalah kegiatan memberikan pencerahan melalui bahasa tulisan, yg bisa diperkaya dengan visualisasi melalui skema dan gambar untuk mempermudah dan mempercepat pemahaman pembaca kita. mengapa? sebab pembaca yg bermacam2 latar belakang itu memiliki variasi yg luas dlm minat bacanya.

mulailah dg menuangkan semua ide dari benak kita, tumpahkan semuanya, tidak ada ide yg salah. kalau sdh biasa dg MIND MAP, lakukan, atau dg cara lain.misalnya dg diagram tulang ikan, atau diagram pohon….tuangkan semua ide yg terkait dg pustakawan: kegiatanya, latar belakangnya, minat dan motivasi seseorang mengapa jadi pustakawan, harapan dari apa yg dia bisa kontribusikan, dan kendala2 dari pelaksanaannya.

lanjutkan dg membuat outline:
- tujuan/harapan mengapa menulis ini
- apa yg akan kita sampaikan sbg topik : peran pustakawan ? atau pekerjaan pustakawan? atau seluk beluk kehidupan seorang pustakawan? atau harapan dan kendala menjadi pustakawan? atau lainnya….pilih yg termudah dan tercepat unt ditulis.

- mulailah dg bag akhir: apa yg anda harapkan agar pembaca medapat pemahaman apa? (dari topik yg anda pilih di atas)

lanjutkan dg: membuat bagian2:
- pendahuluan ( satu bab)
- isi (bisa beberapa bab)
- penutup (satu bab)

terakhir: mulailah sekarang!! dg menuliskan apapun di dalam benak anda, tuliskan dg awal cerita suka duka seorang pustakawan, biarkan mengalir….insyaAllah anda bisa!!

wassalam,
urip

Salam kenal mas urip.
saya mahasiswa smester 7 FISIP.saat ini saya sedang membuat proposal skripsi dengan topik yang berhubungan dengan kinerja sdm bumn yg dihubungan dengan penerapan prinsip good corporate governance (gcg). namun saya menemui kendala karena belum menemukan indikator kinerja sdm diperusahaan tsb ,. saya mohon bantuan dari bapak untuk masalah saya ini. terimakasih sebelumnya………
nb :klau bisa pak diblaskan ke email saya ini pak:rolla_lavi@yahoo.co.id

Mbak Oya, saya respon di email secara lengkap.

Secara ringkas begini ( agar khalayak bisa paham juga ):

1. Tentukan Variabelnya, misal: KINERJA Non FINANSIAL SDM
2. Tentukan Sub variabel nya, misal: Kepuasan karyawan, perilaku produktif, dan retensi karyawan
3. Indikator Kinerja bisa berupa:
a. dalam aspek kepuasan karyawan mencakup: keterlibatan kary dalam memutuskan, akses thd informasi, hingga kepuasan secara keseluruhan.
b. dalam aspek perilaku produktif mencakup : keahlian dan pemikiran kreatif
c. dalam aspek retensi karyawan mencakup: loyalitas dan absensi.

Salam dan selamat berkarya,
urip

salam kenal pak,
saya mahasiswa IAIN sunan ampel surabaya, semester 7, skripsi saya tentang kinerja karyawan honorer di sekolah SMA, saya bingung dg indikator kinerja itu apa saja, mohon bantuannya

mbak Zahra,
pertama, definisikan apa itu kinerja?
contoh : Kinerja adalah Suatu hasil (outcme) dari perilaku SDM (employee behavior) dan hasil tersebut bernilai strategis bagi perusahaan, yaitu value creation serta seimbang dengan cost-nya. (Becker, Uselid & Ulrich: 2001:59; Kaplan & Norton : 1996:112).

Kemudian indikator kinerja, bisa direpresentasikan oleh banyak hal, misalnya:
1. Perilaku Produktif Karyawan, bisa berupa:
a. Keahlian Karyawan
b. Peningkatan Moral Karyawan

2. Retensi Karyawan:
a. Intensi Keluar
b. Absensi

selamat melakukan penelitian, semoga sukses.

selamat siang bapak, saya mohon bantuan dan pencerahan dari bapak, saya sedang membuat skripsi tentang “peranan kepemimpinan terhadap kinerja pegawai di kelurahan xxx”
teknik pengumpulan data yg saya gunakan adalah dengan wawancara (terhadap lurah) dan kuisioner/angket (tehadap pegawai).

yg ingin saya tanyakan,
1. apakah sudah tepat pertanyaan wawancara yg akan saya ajukan nanti kpd lurah hanya berdasarkan indikator dari seorang pemimpin. namun saya kesulitan dalam menentukan indikator yang akan saya pakai, apakah ada saran dari bapak tentang indikator yg sesuai ?
2. untuk menilai kinerja pegawainya, indikator apa saja yg sebaiknya saya pakai?

terimakasih sebelumnya pak,….

mas surya mahendra,

indikator kepemimpinan bisa dipakai unt dasar wawancara/kuesioner.

itu bisa mencakup beberapa hal:

1. bagaimana pemimpin ybs dlm mengelola ( membuat sd melakukan internalisasi) ARAH kepemimpinannya.
2. kemampuan MEMPENGARUHI orang lain (bisa dengan menilik berbagai macam gaya kepemimpinan)
3. kemampuan PENGAMBILAN KEPUTUSAN (mulai dari bgmn pemimpin mengidenifikasi & memecahkan masalah, melaksanakan solusinya hingga update permasalahan thd team nya),

kinerja pegawai (krn bersifat pelayanan di kelurahan) bisa mencakup:
1. AVAILABILITY : keberadaan dan kesiapsiagaan pegawai pada saat dibutuhkan masyarakat.
2. EMPATHY: kemampuan mendengar aktif, memahami kebutuha masyarakat hingga menuntaskan pelaksanaan persoalannya.
3. PRIORITY: kemampuan dalam time management dan membuat urutan penting&urgensi masalah yg dia akan layani.

salam sukses!
urip

selamat siang pak, saya sedang mencari kata yang tepat untuk

1.inovasi dalam kreatitifas. kira kira apa yang tepat yach pak.
2 inovasi dalam menciptakan gagasan
3.invovasi dalam mencapai target

kira -kira bapak bisa bantu saya gak pak.

terima kasih.

hi joice,

saya tidak menangkap apa konteksnya?, mencari kata yg tepat untuk tujuan apa?

bisa dijelaskan maksud anda? agar saya bisa bantu, atau memang saya akan jawab tidak paham.

salam,

Pak Urip,
Kira-kira ide atau inovasi apa yang tepat yang bisa diterapkan di HR? Thanks.

dear grace,

inovasi banyak sekali, ide lebih banyak lagi.
sedangkan “tepat”, itulah kuncinya, yg bisa membuka atau membatasi jumlah banyaknya.

lakukan dulu identifikasi obyektif untuk apa ada HR di sana? mau kemana HR dibawa? apakah HR mau bergerak ke suatu tempat yg berbeda? bagaimana cara membawa HR ke sana?

adapun contoh ide inovatif HR:
1. program engagement: pakaian tematik setiap jumat minggu ke-4,
2. program learning: sharing pengalaman pencapaian kerja, bedah buku

dll…

salam sukses.

Selamat malam Pak Urip..

saya mahasiswa semester 7 di Fakultas Psikologi, saya mengambil peminatan Psikologi Industri Organisasi. Saat ini saya sedang mencoba mencari topik untuk skripsi saya. Saya tertarik dengan topik “inovasi dalam organisasi”. sekiranya Bapak bisa membantu saya, menurut Bapak kira-kira “inovasi dalam organisasi” bisa dikaitkan dengan apa ya pak?? apakah komitmen karyawan dapat dikaitkan dengan bagaimana ia menampilkan perilaku inovatif dalam organisasinya??

kalau bisa, Bapak bisa langsung merespon ke alamat email saya, yaitu ai_sarianggraini@yahoo.com

terima kasih banyak sebelumnya pak..

Dear Sari,

sudah saya jawab langsung ya, kira2 begini, agar peminat lainnya juga turut mengetahui:

1. Komitmen karyawan adalah bagian dari proses ybs dalam menjalankan inovasinya.

2. Perilaku Inovatif
Perilaku atau tingkah laku adalah kebiasaan bertindak yang menunjukkan tabiat seseorang. Pola-pola tingkah laku adalah bentuk-bentuk dari tabiat yang digunakan oleh individu dalam melakukan kegiatannya (Irwanto, 2002), ditandai ada tiga asumsi yang saling berkaitan dalam proses terbentuknya tingkah laku manusia, yaitu : 1) Penyebab tingkah laku (stimulus); 2) Motivasi tingkah laku; 3) Tujuan langsung tingkah laku. Ketiga unsur ini berkaitan satu sama lain sehingga merupakan model dasar dari proses terbentuknya tingkah laku.
Salah satu cara untuk pengembangan diri adalah dengan memiliki semangat belajar inovatif, mencakup melakukan program pendidikan dan pelatihan, dan juga segala pengalaman yang merupakan hasil kontak antara individu dengan lingkungannya bisa disebut sebagai proses belajar.
Dengan adanya semangat belajar inovatif, maka kompensasi individu akan terpelihara dengan baik dan individu juga akan belajar bagaimana mengintegrasikan pengetahuan yang dia miliki dari berbagai sumber untuk dapat disumbangkan pada perusahaan dimana dia bekerja.
Semangat belajar inovatif juga akan meningkatkan tingkatan modal intelektual dari seseorang dari sekedar tahu apa (know what) menjadi peduli mengapa (care why). Apabila semua individu dalam organisasi telah berada pada tingkatan peduli mengapa ini, maka akan terjadi suatu organisasi yang cerdas (intelligent corporation).

sukses!

slmt mlm pak Urip
saya mhsw teknik industri dr salah satu perguruan tinggi
saya sedang menjalani tugas akhir (skripsi) mengenai HR Scorecard
saya ingin bertanya apakah bisa penerapan hr scorecard dapat dilakukan hanya di salah satu divisi saja? dan apa data2 yang diperlukan untuk mengolahnya?

terimakasih atas waktu dan penjelasannya

Nita,

pertama saya ucapkan selamat menjalankan tugas skripsi. atas pertanyaan anda:
1. Bisa, lakukan saja pada Divisi yang Anda pilih/tentukan.

2. Kebutuhan Data tergantung tujuan pengukurannya apa. Misalnya:
a. mengukur tingkat Kompetensi Karyawan, maka kumpulkan data terkait Syarat Kompetensi, Alat ukur Kompetensi, Data Jabatan dan Karyawan ybs
b. Indeks Kepuasan Kerja, maka kumpulkan data terkait praktek manajemen yang dipilih/ditentukan terhadap aspek apa saja.

Sukses!
urip

Selamat malam Pak Urip.

Saya tertarik dengan bahasan anda tentang Pengaruh Pemikiran Kreatif dan Perilaku Inovatif Terhadap Kinerja SDM. Kebetulan saya mahasiswa Ekonomi Undip Jurusan Manajemen yang mengambil konsentrasi MSDM dan kini sedang dalam pembuatan skripsi.

Ada beberapa pertanyaan yang saya ajukan:
1. Di perusahaan ECT apa bapak melakukan penelitian ini, berikut dengan jumlah responden yang bapak lakukan. Data ini bisa menjadi tinjauan pustaka skripsi yang sedang saya lakukan.

2. Selain dari penelitian yang bapak lakukan, adakah penelitian terdahulu lain yang bisa saya jadikan referensi untuk menjadi tinjauan pustaka skripsi saya.

3. Menurut bapak, indikator apa yang tepat untuk mengukur kinerja kreatif SDM dalam organisasi?

Saya berarap sekali bapak bisa menjawab pertanyaan saya. Jawaban bisa bapak kirim ke email: areef.hakeem@gmail.com

Terima kasih, selamat malam

mas Arief,

saya sudah balas ke japri anda ya.

untuk indikator kreatif, anda bisa elaborasi lagi terkait:

1. kualitas pribadi
2. organisasi kerja
3.fleksibilitas kognitif

masing2 itu mengandung aspek operasionalisasinya.

semoga sukses!!

Kiranya bapak bisa membantu jurnal kami dengan mengirimkan hasil-hasil penelitian ataupun artikel ilmiah yang berkualitas

agar supaya jurnal kami bisa juga diusulkan untuk akreditasi

Call For Paper – Jurnal Bisnis dan Manajemen – Megadigma

Redaksi – JURNAL MEGADIGMA yang diterbitkan MM Unsrat, Manado, mengundang para akademisi, peneliti, dan praktisi manajemen bisnis dari komunitas perguruan tinggi, balai riset, institusi bisnis, dan instansi pemerintahan untuk menyumbangkan gagasan segar berdasarkan hasil penelitian/studi kasus/kajian terbaru yang berdampak besar dan praktis bagi dunia manajemen bisnis dalam bentuk artikel ilmiah ke redaksi kami.

Ketentuan Penulisan Artikel

1.Sistematika penulisan artikel minimal terdiri atas bagian-bagian sebagai berikut :
a.Judul artikel : judul harus jelas, ringkas dan padat. Judul mewakili lingkup kajian dari artikel.
b.Pendahuluan, berisi tentang agumen-argumen pentingnya penelitian tersebut, bisa dalam kesenjangan teori, empiris maupun praktek. Pendahuluan terdiri atas sub bagian : rumusan masalah dan tujuan penelitian serta manfaat penelitian.
c.Hipótesis, berisi tentang dukungan argumen dan kajian logika untuk memberikan dasar pembentukan hipótesis atau preposisi. Untuk artikel yang tidak menggunakan hipótesis, bagian ini akan berisi argumen normatif / teoritis dalam memberikan dasar kajian masalah yang diangkat.
d.Metode penelitian, berisi tentang data dan sumber data, pengukuran dan defenisi operasional variabel, populasi dan sampel, tehnik sampling dan tehnik análisis.
e.Análisis data dan pembahasan, berisi tentang deskripsi umum data dan hasil análisis serta pembahasan.
f.Kesimpulan dan saran penelitian lanjutan, berisi tentang temuan (kesimpulan) penelitian dan saran-saran untuk penelitian lanjutan.
g.Daftar pustaka, berisi sumber-sumber yang dikutip dalam penulisan artikel. Hanya sumber yang digunakan (dikutip) dalam artikel yang dimasukkan dalam daftar pustaka.
h.Lampiran, bisa ada dan bisa tidak ada. Jika ada maka memuat tentang gambar, tabel dan sumber pendukung yang dianggap penting dan tidak tersaji pada bagian utama artikel.

2.Identitas penulis (nama, alamat, alamat e-mail, curiculum vitae, pekerjaan dan asal instansi) harus dicantumkan pada lembar terpisah dari artikel.
3.Artikel diketik dengan MS Word, 1 ½ spasi dan dengan huruf times new roman, dengan ukuran 12 pt. Di ketik pada kertas A4 atau kuarto.
4.Panjang tulisan maksimum 20 halaman. Dengan margin maksimal 3 cm.
5.Lanjutan Cara mengutip :
a.Sumber dari institusi: menyebutkan akronim institusi, misalnya : bank indonesia menjadi (BI 2007)
b.Dua atau lebih sumber dengan penulis sama: Amelia (1998,2007, 2008). Jika terdapat artikel yang diterbitkan pada tahun yang bersamaan maka diberi kode, misalnya : Amelia (2007ª, 2007b, 2007c)
6.Daftar pustaka (referensi):
a.Yang masuk daftar pustaka hanya sumber yang benar-benar dikutip dalam artikel
b.Daftar pustaka disusun berdasarkan urutan alfabetis sesuai dengan nama penulis dan tahun
c.Susunan daftar pustaka: nama (marga atau nama belakang terlebih dahulu, baru nama kedua, ketiga dst), tahun publikasi, judul buku atau jurnal, nama jurnal atau penerbit dan nomor halaman (untuk kutipan dari buku text tidak perlu diberikan halaman, kecuali jurnal atau publikasi lainnya).

7.Artikel dikirim softcopy ke email: joy.tulung@unsrat.ac.id atau megadigma@mmunsrat.com

8.Beberapa kemungkinan penerimaan artikel, yaitu :
a.Diterima langsung tanpa perbaikan
b.Diterima dengan perbaikan dari penulis
c.Diterima dengan perbaikan dari editor
d.Ditolak karena tidak memenuhi syarat dan akan dikembalikan bila disertai perangko secukupnya

Deadline: 15 Desember 2010
Terbit: Januari 2011

Terima Kasih
Redaksi

Terimakasih rekan Joy.

salam,
urip

selamat malam Pak Arif.
Saya mahasiswa FKM semester akhir ingin menulis skripsi dengan judul “Pengaruh Pemahaman Visi dan Misi Organisasi Terhadap Perilaku Kerja Karyawan Puskesmas XXX”.
Yang ingin saya tanyakan adalah :
1. Data apa saja yang harus saya miliki sebagai data awal penelitian?
2. Teori apa yang pas untuk membahas pemahaman visi misi?
3. Variabel apa saja untuk perilaku kerja?

Terima kasih banyak.

Dear Ayu,

1.data yg terkait organisasi, profil karyawan, visi misi serta rencana jangka panjang perusahaan.

2.teori organisasi, teori perilaku organisasi, teori manajemen strategi

3. Variabel perialku kerja antara lain: keahlian, moral, kedisiplinan, keterlibatan karyawan dalam pengambilan keputusan, pemikiran kreatif dll.

Selamat belajar dan sukses menyusun skripsi.

Urip

terima kasih sekali informasinya pak…

pak, saya sangat tertarik sekali dengan jdl PENGARUH PEMIKIRAN KREATIF DAN PERILAKU INOVATIF TERHADAP KINERJA SDM..
pak, klo blh tlng krmnkan daftar pustakanya k mail saya.
terima kasih..
mpi_ndut@yahoo.co.id

dear evi,

sudah saya send by email, sesuai perintahnya yaa…

salam sukses,

Leave a Comment